Background


Wahana terbang tanpa awak untuk survei udara dan sipil sangat diperlukan oleh baik pemerintah maupun pihak swasta di negeri kita. Biaya survei udara dengan pesawat tanpa awak jauh lebih hemat dibandingkan dengan pesawat berawak. Tingkat resiko yang dimiliki juga sangat rendah, terutama apabila diperlukan pengamatan atau pengintaian daerah konflik dan berbahaya. Kemampuan terbang di ketinggian rendah (sekitar 250 m dari atas permukaan tanah) dapat menghasilkan foto udara yang sangat teliti hingga skala 1:1000. Teknologi ini sangat praktis untuk segala kondisi medan dan dapat dengan segera diterbangkan dengan unit operator beranggotakan 3 orang.